Upgrade! Posyandu Kotamobagu Kini Layani 6 SPM

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mendorong masyarakat agar bisa memanfaatkan Pos Pelayanan Terpadu ( Posyandu) , Posyandu menjadi pelayanan terpadu dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang sudah mencakup berbagai kebutuhan dasar bagi masyarakat.

Transformasi posyandu tersebut, sebagai implementasi dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomo 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu yang memperkuat peran Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan dalam upaya mendukung pelayanan dasar secara terintegrasi.

” Selama ini masyarakat mengenal Posyandu sebagai tempat penimbangan balita, imunisasi, pelayanan Ibu hamil, dan berbagai pelayanan kesehatan lainnya. Pemahaman tersebut tidak salah, tetapi saat ini fungsi Posyandu telah diperluas menjadi pusat pelayanan terpadu yang mendukung pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimal atau 6 SPM yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” ungkap  Assisten I Sahaya Mokoginta .

Adapun enam pelayanan dasar yang saat ini terintegrasi dengan pelayanan posyandu meliputi, Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Sosial serta Ketentraman dan Ketertiban Umum.

Sahaya berpendapat, Integrasi enam SPM dalam pelaksanaan Posyandu dilakukan karena berbagai persoalan yang ada pada masyarakat sering kali saling berkaitan dan memperluas penganan lintas sektor.

” Ketika ditemukan kasus Stunting misalnya, persoalan tidak selalu hanya kesehatan. Bisa berkaitan dengan akses air bersih, sanitasi lingkungan, kondisi rumah yang tidak layak, tingkat pendidikan keluarga, hingga kondisi ekonomi sosial masyarakat. Karena itu pemerintah menghadirkan Posyandu sebagai wadah pelayanan terpadu agar berbagai persoalan dasar masyarakat dapat diidentifikasi dan ditangani secara lebih menyeluruh,” tukasnya.

Untuk menindaklanjuti Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. Pemerintah Kota Kotamobagu sudah membentuk tim Pembina Posyandu Kota Kotamobagu, dimana tim ini bertugas melakukan pembinaan, Kordinasi, Pengawasan, serta memastikan implementasi Posyandu 6 SPM berjalan hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.

Penguatan kelembagaan tersebut, ditandai juga dengan dilantiknya Pengurus Tim Pembina Posyandu Kota Kotamobagu Oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Kotamobagu, Ny. Rindah Gaib Mokoginta S.E.,M.Ec. Dev.

Sahaya juga menegaskan bahwa, transformasi Posyandu tida menghilangkan pelayanan kesehatan yang selama ini menjadi layanan utama. Sebaliknya, Posyandu kini memiliki fungsi tambahan sebagai pusat pendataan, edukasi, identifikasi persoalan, hingga fasilitasi berbagai macam kebutuhan dasar masyarakat.

” Di Kotamobagu, Posyandu tetap melaksanakan pelayanan kesehatan sebagaimana biasanya. Yang berubah adalah ruang lingkup pelayanannya semakin luas. Posyandu kini menjadi tempat masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelayanan dasar agar dapat diketahui dan ditindaklanjuti oleh pemerintah,” tambahnya.

Kini masyarakat dapat memanfaatkan Posyandu dalam menyampaikan segala persoalan yang berkaitan dengan pelayanan dasar, mulai dari masalah apapun, baik itu drainase yang tersumbat, akses air bersih, sanitasi lingkungan, rumah tidak layak huni, hingga persoalan pendidikan, sosial, dan keamanan lingkungan lainnya.

” Jika ada jadwal Posyandu di desa atau kelurahan, masyarakat dipersilahkan datang langsung. Tidak harus membawa balita atau mengikuti pelayanan kesehatan. Apabila ada persoalan berkaitan dengan sanitasi, lingkungan, perumahan, sosial maupun keamanan dan ketertiban masyarakat, silahkan disampaikan melalui Posyandu agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah sesuai kewenangannya,” tegas Sahaya lagi.

Ia, menambahkan, setiap informasi yang diterima melalui pelayanan Posyandu bisa menjadi bahan Untuk di Identifikasi awal kemudian selanjutnya dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait agar penanganannya lebih cepat, tepat sasaran dan berkelanjutan.

Upaya untuk mendukung transformasi tersebut, Pemkot Kotamobagu terus memperkuat kapasitas kader Posyandu agar supaya mampu menjalankan peran sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah daerah.

” Pemerintah berharap masyarakat memanfaatkan Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat. Ketika ada jadwal Posyandu di wilayah masing-masing, datanglah dan sampaikan berbagai kebutuhan, aspirasi, maupun persoalan yang ada di lingkungan sekitar. Dengan partisipasi masyarakat, pemerintah dapat bekerja lebih cepat, lebih tepat sasaran, dan lebih efektif dalam memberikan pelayanan,” pungkasnya.

Melalui transformasi Posyandu 6 SPM yang telah di upgrade, Pemerintah Kota Kotamobagu menyampaikan harapan agar pelayanan dasar semakin dekat dengan masyarakat, dan berbagai persoalan dapat segera terdeteksi sejak dini, semoga kedepannya koordinasi lintas sektor semakin kuat, kualitas hidup masyarakat terus meningkat melalui pelayanan yang telah terintegrasi serta sudah sangat mudah dijangkau.(tro)

Berita Terkait

Pimpin Upacara HUT ke-62 Sulut di Kotamobagu, Sekda Sofyan Mokoginta Bacakan Pesan Gubernur
Perkuat Sinergi dengan Pemprov Sulut, Wali Kota Weny Gaib Sampaikan Harapan di HUT ke-62 Sulawesi Utara
Lomba Inovasi Daerah IGA 2026 Resmi Ditutup
Pemkot Kotamobagu Adopsi Sistem Integrasi Geospasial SISGITA dari Tangsel
Harga Rica Semakin Pedis, TPID Sulut Gelar Gerakan Pangan Murah di Pasar 23 Maret Kotamobagu
Kotamobagu Toreh Prestasi Membanggakan, Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri Raih Penghargaan
Pemkot Kotamobagu Clearing Up Polemik Penataan Paloko Kinalang: Tegaskan Median Jalan Bukan RTH
Hari Ke-2 IGA, OPD Unjuk Gigi Lewat Inovasi Pelayanan Publik

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 00:33 WITA

Pimpin Upacara HUT ke-62 Sulut di Kotamobagu, Sekda Sofyan Mokoginta Bacakan Pesan Gubernur

Rabu, 23 September 2026 - 00:26 WITA

Perkuat Sinergi dengan Pemprov Sulut, Wali Kota Weny Gaib Sampaikan Harapan di HUT ke-62 Sulawesi Utara

Selasa, 22 September 2026 - 00:39 WITA

Lomba Inovasi Daerah IGA 2026 Resmi Ditutup

Senin, 21 September 2026 - 00:47 WITA

Pemkot Kotamobagu Adopsi Sistem Integrasi Geospasial SISGITA dari Tangsel

Sabtu, 19 September 2026 - 00:57 WITA

Harga Rica Semakin Pedis, TPID Sulut Gelar Gerakan Pangan Murah di Pasar 23 Maret Kotamobagu

Berita Terbaru

Daerah

Lomba Inovasi Daerah IGA 2026 Resmi Ditutup

Selasa, 22 Sep 2026 - 00:39 WITA

Bolaang Mongondow Raya

Pemkot Kotamobagu Adopsi Sistem Integrasi Geospasial SISGITA dari Tangsel

Senin, 21 Sep 2026 - 00:47 WITA