Rindah Gaib Mokoginta Tegaskan Kader Posyandu Jadi Garda Terdepan Pelayanan Dasar Masyarakat

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTAMOBAGU – Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Kotamobagu, Ny. Rindah Gaib Mokoginta, menegaskan pentingnya peran kader Posyandu sebagai garda terdepan dalam penyelenggaraan pelayanan dasar kepada masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Kader Posyandu yang dilaksanakan di Balai Desa Bungko, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Rabu (6/5/2026).

Dalam sambutannya, Rindah Gaib Mokoginta mengatakan bahwa Posyandu saat ini telah mengalami transformasi besar seiring diberlakukannya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu. Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi telah berkembang menjadi lembaga kemasyarakatan desa yang berperan dalam penyelenggaraan berbagai layanan dasar masyarakat.

Menurutnya, transformasi tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan publik hingga ke tingkat desa dan kelurahan melalui keterlibatan aktif kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan.

“Transformasi ini bukan perubahan biasa. Posyandu kini menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa yang menjalankan enam Standar Pelayanan Minimal secara terpadu. Karena itu, dibutuhkan kader yang memiliki kapasitas, kompetensi, dan pemahaman yang lebih kuat dalam menjalankan tugasnya,” ujar Rindah.

Ia menjelaskan bahwa perubahan peran Posyandu juga membawa konsekuensi terhadap semakin luasnya tanggung jawab para kader. Selain menjadi pelaksana kegiatan, kader Posyandu kini dituntut mampu menjadi penggerak masyarakat, pendamping warga, sekaligus penghubung antara masyarakat dengan berbagai program dan layanan pemerintah.

“Peran kader saat ini semakin strategis. Mereka adalah ujung tombak yang memastikan masyarakat memperoleh layanan dasar secara menyeluruh, terintegrasi, dan berkelanjutan, terutama dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan keluarga,” katanya.

Rindah juga mengingatkan seluruh peserta agar memanfaatkan kegiatan bimbingan teknis tersebut sebagai sarana meningkatkan kemampuan dan wawasan dalam menjalankan tugas pelayanan di tengah masyarakat.

Menurutnya, kualitas pelayanan Posyandu sangat bergantung pada kemampuan kader dalam memberikan pendampingan, edukasi, serta pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kader Posyandu harus terus meningkatkan kapasitas diri, menjadi lebih kompeten, lebih responsif, dan mampu memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat,” tegasnya.

Bimbingan Teknis Penguatan Kapasitas Kader Posyandu tersebut dilaksanakan selama dua hari, mulai tanggal 6 hingga 7 Mei 2026. Kegiatan menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulawesi Utara yang memberikan materi terkait penguatan kelembagaan Posyandu, peningkatan kapasitas kader, serta implementasi Posyandu sesuai regulasi terbaru.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Kotamobagu, Ny. Resty A. Mangkat Somba, Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kota Kotamobagu Moch. Agung Adati, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Kotamobagu Chelsia Paputungan, Camat Kotamobagu Selatan Gunawan Kabonte, para lurah dan sangadi, serta kader Posyandu dari seluruh wilayah Kota Kotamobagu.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kotamobagu kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan dasar masyarakat. Penguatan kapasitas kader diharapkan mampu mendukung keberhasilan transformasi Posyandu sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan, kesejahteraan keluarga, dan pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.***

Berita Terkait

Pimpin Upacara HUT ke-62 Sulut di Kotamobagu, Sekda Sofyan Mokoginta Bacakan Pesan Gubernur
Perkuat Sinergi dengan Pemprov Sulut, Wali Kota Weny Gaib Sampaikan Harapan di HUT ke-62 Sulawesi Utara
Lomba Inovasi Daerah IGA 2026 Resmi Ditutup
Pemkot Kotamobagu Adopsi Sistem Integrasi Geospasial SISGITA dari Tangsel
Harga Rica Semakin Pedis, TPID Sulut Gelar Gerakan Pangan Murah di Pasar 23 Maret Kotamobagu
Kotamobagu Toreh Prestasi Membanggakan, Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri Raih Penghargaan
Pemkot Kotamobagu Clearing Up Polemik Penataan Paloko Kinalang: Tegaskan Median Jalan Bukan RTH
Hari Ke-2 IGA, OPD Unjuk Gigi Lewat Inovasi Pelayanan Publik

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 00:33 WITA

Pimpin Upacara HUT ke-62 Sulut di Kotamobagu, Sekda Sofyan Mokoginta Bacakan Pesan Gubernur

Rabu, 23 September 2026 - 00:26 WITA

Perkuat Sinergi dengan Pemprov Sulut, Wali Kota Weny Gaib Sampaikan Harapan di HUT ke-62 Sulawesi Utara

Selasa, 22 September 2026 - 00:39 WITA

Lomba Inovasi Daerah IGA 2026 Resmi Ditutup

Senin, 21 September 2026 - 00:47 WITA

Pemkot Kotamobagu Adopsi Sistem Integrasi Geospasial SISGITA dari Tangsel

Sabtu, 19 September 2026 - 00:57 WITA

Harga Rica Semakin Pedis, TPID Sulut Gelar Gerakan Pangan Murah di Pasar 23 Maret Kotamobagu

Berita Terbaru

Daerah

Lomba Inovasi Daerah IGA 2026 Resmi Ditutup

Selasa, 22 Sep 2026 - 00:39 WITA

Bolaang Mongondow Raya

Pemkot Kotamobagu Adopsi Sistem Integrasi Geospasial SISGITA dari Tangsel

Senin, 21 Sep 2026 - 00:47 WITA