BOLTIM – Bertempat di Kantor Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), PT Arafura Surya Alam (ASA) menyerahkan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang pendidikan dan kesehatan kepada Pemerintah Kabupaten Boltim, Kamis 25 Juni 2026.
Program tersebut meliputi beasiswa kuliah bagi 10 mahasiswa asal Boltim, program percepatan penanggulangan stunting di desa-desa Kecamatan Kotabunan, serta program magang bagi generasi muda di desa lingkar tambang untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja di sektor industri.
Presiden Direktur PT ASA, Ruli Tanio, mengatakan, program tersebut merupakan bentuk komitmen pihak perusahaan agar kehadiran mereka memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Boltim terutama yang berada di lingkar tambang.
“Kami akan dengan sungguh-sungguh berusaha agar PT ASA sebagai pengelola tambang, pemilik IUP di daerah ini, benar-benar menjadi sumber berkah bagi masyarakat,” ujar Ruli.

Dirinya menambahkan, bahwa perusahaan terus berkomitmen memberikan kontribusi positif bagi kelestarian lingkungan, kemajuan masyarakat, dan masa depan generasi muda di Kabupaten.
Menanggapi hal itu, Bupati Boltim, Oskar Manoppo, turut mengapresiasi komitmen PT ASA dalam mendukung pembangunan daerah apalagi berkaitan dengan peningkatan dan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Kehadiran investasi di daerah harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Oleh karena itu, program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah lingkar tambang, merupakan bentuk tanggung jawab sosial yang patut kita dukung bersama,” ungkap Oskar.
Menurut Oskar, program beasiswa dan magang terhadap generasi muda yang ada di Boltim, merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Salah satu peserta magang, Fidi Damopolii, lulusan Teknik Geologi Universitas Negeri Gorontalo, mengaku memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti program tersebut.
“Selama magang ini banyak inspirasi dan ilmu yang saya dapatkan. Saya jadi merasa lebih siap untuk terjun ke dunia kerja,” pungkasnya.
Pewarta: Dhyrta Editor: Redaksi








