KOTAMOBAGU- Wali Kota dr. Weny Gaib, Sp.M., secara resmi melaunching Kawasan Paloko Kinalang (SanPalK) di halaman Eks Kantor Bupati Bolmong, Rabu 15 Juli 2026 malam.
Launching Kawasan Paloko Kinalang dihadiri langsung Forkopimda, Wakil Wali Kota Rendy V. Mangkat, S.H., M.H, Ketua TP-PKK Rindah Gaib-Mokoginta, Wakil Ketua TP-PKK Resty A. Mangkat-Somba, serta pihak terkait lainnya.
Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M., menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras, berkolaborasi, dan memberikan dukungan penuh sehingga kawasan ini berhasil diresmikan dan mulai beroperasi.
Dia menegaskan bahwa kehadiran Kawasan Paloko Kinalang bukan sekadar destinasi baru untuk menikmati aneka cita rasa kuliner lokal. Namun, lanjutnya ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam membangun ruang ekonomi yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan.
”UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Mereka bukan hanya menciptakan lapangan pekerjaan, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi keluarga, memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, serta menjadi motor pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.
Untuk itu, diharapkan Kawasan Paloko Kinalang mampu memperkuat identitas Kotamobagu sebagai Kota Jasa dan Perdagangan yang terus berkembang. Melalui penataan ruang publik yang baik, kawasan ini menjadi bukti bahwa estetika kota dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi rakyat.
Kawasan Paloko Kinalang ini juga diharapkan akan tumbuh menjadi ruang publik yang hidup, ramai, nyaman, tertib, bersih, dan aman. Tempat ini didesain agar masyarakat serta wisatawan dapat menikmati kekayaan kuliner lokal sekaligus mendukung produk-produk hasil karya pelaku UMKM.
Meski begitu, Wali Kota mengingatkan keberhasilan jangka panjang kawasan ini tidak hanya bergantung pada pemerintah. Diperlukan komitmen bersama dari seluruh pelaku UMKM untuk senantiasa menjaga kualitas produk, kebersihan lingkungan, ketertiban, keramahan pelayanan, serta terus melakukan inovasi yang berkelanjutan. Sehingga ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan rasa cinta dan bangga menggunakan produk-produk lokal.
”Setiap rupiah yang kita belanjakan kepada pelaku UMKM merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (***)








